KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan
kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmatnya sehingga makalah Kewirasaan , tentang “ Merintis Usaha Baru” bisa terselesaikan
sesuai waktu yang telah ditentukan.
Sholawat serta salam semoga selalu tercurahkan
kepada Nabi Muhammad SAW, keluarganya, sahabat-sahabatnya, serta seluruh
pengikutnya. Disusunnya makalah ini dengan maksud agar kita bisa memahami dan mengetahui bagaiman cara untuk ‘Merintis
Usaha Baru”. Tak lupa kami ucapkan banyak terima kasih kepada dosen pembimbing
yang telah memberikan kami kesempatan untuk menyelesaikan penulisan makalah
ini. Akan tetapi kami harap agar pembaca bisa memaklumi kekurangan-kekurangan
dalam penulisan makalah kami, atas dasar itu kritik dan saran kami harapkan
dari pembaca demi kesempurnaan makalah yang kami buat ini dan lebih bermanfaat
bagi kita semua. Amin……
Penulis
Mataram, 9
Oktober 2014
DAFTAR
ISI
Kata Pengantar.....................................................................
Daftar Isi
.....................................................................
BAB I : PENDAHULUAN................................................
A.
Latar Belakang ..........................................................
B.
Rumusan Masalah ........................................................
C. Tujuan
Masalah
BAB II : PEMBAHASAN .................................................
A.
Pengertian Merintis Usaha Baru...............................
B.
Halyang di perhatikan dalam meritis usaha
baru......
C.
Faktor memulai usaha baru.......................................
BAB III : PENUTUP..........................................................
A. Kesimpulan ............................................................ ...
DAFTAR PUSTAKA..........................................................
BAB I
PNDAHULUAN
A.LATAR BELKANG
Untuk memulai suatu usaha banyak certa yang
dapat kita ambil hikmhya , seringkali kita kagum melihat kesuksesan seorang
pengusaha ,kadang-kaang kita tidak tau proses keberhaslan pengusaaha tersebut.
Namun jika kita telaah ika liku sebelum sukses menjadi pengusha banyak ceitaa
suka duka dibelakang kesuksesannya.tidak sedikit cerita yang menyedihkan
dibalik sukses yang diraih oleh pegusaha tersebut.ada pengusaha yang memulai
usahanya dari nol denan tertatih-tatih dan ahkan bangkrut ,namun karena
keberanian ,kesabaran,ketekunan,an kepandaianya mengelola usaha dari waktu ke
waktu elama bertahun-tahun ,akhirya
berhasil.
Dari hasil penelitan dilapaangan terdapat
beragam cara dan sebab untu memulai usaha, ada lima sebab ataucara seseorang
untuk muai merintis usahanya,yaitu:
1. Factor keluarga pengusaha
Pengusaha ang memulai usaha karena factor
keluarga cukup banyak ditemui , artinya seseoran memulai usaha karena keluarga
mereka sudah memilikiusaha sebelumnya.
2. Sengaja erun menjadi pengusaha
3. Kerja sampigan
4. Coba-coba
5. Terpaksa
B. Rumusan Masalah
a. Apa Pengertian Merintis Usaha Baru?
b. Hal apa saja yang peru dierhatikan lam
meintis usaha baru?
c. Faktor Apa saja yang ada untuk memulai usaha
baru ?
C. TUJUAN
Untuk memberikan pemahaman tentang bagaiman
proses untuk mulai ‘ Merintis Usaha Baru”
BAB II
PEMBAHASAN
A.PENGERTIAN MERINTIS USAHA BARU
Merintis usaha baru yaitu membentuk dan
mendirikan suatu usaha baru dengan menggunakan modal, ide, organisasi dan
manajemen yang dirancang sendiri. Dalam hal ini, ada tiga bentuk usaha yang
dapat dirintis, yaitu:
Perusahaan milik
sendiri (sole proprietorship), bentuk usaha yang dimiliki dan dikelola
sendiri oleh seseorang.
Persekutuan (partnership),
suatu kerjasama (asosiasi) dua orang atau lebih yang secara bersama-sama
menjalankan usaha bersama.
Perusahaan berbadan
hukum (corporation), perusahaan yang didirikan atas dasar badan hukum
dengan modal saham-saham.
Mendirikan usaha baru artinya seseorang
memulai usaha dengan mendirikan prusahaan yang baru.dalam hal ini yang haru
dilakukan adalah mengurus segala sesuatu yang berhubungan dengan badan usaha,
disamping itu tugas lain adalah mencari lokasi yang tepat dan menyediakan peralatan
atau mesin yang sesuai dengan usahanya.
B. HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM MERINTIS USAHA BARU:
a)
Bidang dan Jenis Usaha yang Dimasuki
Dengan
adanya pengenalan jenis usaha, diharapkan dapat memperoleh gambaran secra
sederhana sehingga menjamin proses pencapaian tuuan dan sasaran usaha yang
telah direncanakan.
b)
Bentuk usaha dan kepemilikan yang akan dipilih
Tempat Bentuk usaha ini paling sederhana dan mudah
mengorganisasikannya karena pemiliknya hanya satu orang dan langsung dikelola
sendiri. Jadi segala resiko, tanggungjawab dan keuntungan ada pada pundak
pemilik usaha.
Persekutuan
Komanditer (CV)
Usaha
persekutuan didirikan minimal dua orang secara bersama membangun sebuah usaha
dengan menjadi pemilik bersama dari suatu perusahaan, dengan mengumpulkan
sejumlah kekayaan.usaha yang akan dipilih
Perseroan
yaitu perusahaan yang anggotanya terdiri atas para pemegang saham, yang
mempunyai tanggungjawab terbatas terhadap hutang-hutang perusahaan sebesar
modal disetor.
Firma, yaitu persekutuan yang menjalankan perusahaan di bawah nama bersama yang didirikan dengan sebuah akta pendirian usaha yang dibuat oleh pejabat yang berwenang yaitu notaries.
Firma, yaitu persekutuan yang menjalankan perusahaan di bawah nama bersama yang didirikan dengan sebuah akta pendirian usaha yang dibuat oleh pejabat yang berwenang yaitu notaries.
c)
Jaminan Usaha yang Mungkin Diperoleh
d)
Lingkungan Usaha
Para pengelola usaha sangat berkepentingan dalam mencari
tempat usaha yang strategis. Perusahaan yang akan didirikan sudah barang tentu
di tempat yang sangat potensial (strategis). Tempat usaha harus berdekatan
dengan tempat konsumen, agar dapat menjamin penyerahan barang yang mudah dan
cepat.
Tempat
usaha yang strategis adalah tempat atau letak perusahaan melakukan aktivitas
berikut pemasarannya, serta penjualan barang dagangan yang dapat memberikan
keuntungan besar. Selain itu, tempat usaha yang strategis juga memiliki
berbagai fasilitas, seperti; tempat parkir yang luas, transportasi yang mudah
dijangkau dan lancer.
C.FAKTOR
KRITIS UNTUK MEMULAI USAHA BARU
Ada beberapa faktor kritis yang
berperan dalam membuka usaha baru yaitu :
1.
Personal , menyangkut aspek-aspek
keperibadian seseorang
2.
Sociological, menyangkut masalah ubungan
dengan family dsb
3.
Environmental,menyangkut hubungan dengan
lingkungan
Apabila
seseorang mempunyai ide untuk membuka suatu usaha baru maka dia akan mencari
faktor-faktor lain yang dapa mendorongnya. Dorongan-dorongan ini tergantug pada
beberapa faktor antara lain family, teman, pengalaman,keadaan ekonomi,keadaan
lapangan kerja dan sumberdaya yang tersedia
Faktor
social yang berpengaruh terhadap minat memulai bisnis ini ialah masalah tangung
jawab terhadap keluarga.orang yang erumur 25 tahun akan lebih muda membuka
bisnis dibandingkan degan orang yang berumur 45 tahun,yang sudah punya istri
,beberapa anak,banyak beban cicilan rumah,biaya ruah tangga dan
sebagainya.disamping ini ada lagi faktor sosial lainnya yang berpengaruh.
Faktor
lain yang berpengaruh dalam mmbuka bisnis ialah pertimbangan antara pengalaman
dengan spirit,energy dan rasa optimis. Biasanya orang-orang muda lebih optimis
,energik dibandingkan dengan orang-orang yang sudah berumur .oleh sebab itu,pembukaan
usaha sebaiknya dilakuan pada saat seseorang memliki rasa optimis dan sudah di
pertimbangkan secara matang.
BAB III
PENUTUP
- KESMPULAN
Merintis usaha baru yaitu membentuk dan
mendirikan suatu usaha baru dengan menggunakan modal, ide, organisasi dan
manajemen yang dirancang sendiri.
Ada
beberapa faktor kritis yang berperan dalam membuka usaha baru yaitu :
1.
Personal , menyangkut aspek-aspek
keperibadian seseorang
2.
Sociological, menyangkut masalah ubungan
dengan family dsb
3.
Environmental,menyangkut hubungan dengan
lingkungan
Ada
beberapa kelebihan dan kekurangan dari merintis usaha sendiri ini adalah antara
lain:
Kelebihan:
1.
Gagasan murni
2.
Bebas beroprasi
3.
Fleksibel dan mudah penggunaan
Kekurangan
;
1.
Pengakuan nama barang
2.
Fasilitas inefisien
3.
Persaingan kurang diketahui
Tidak ada komentar:
Posting Komentar